Tips Cara Memenangkan Hati Customer

Ini Dia Cara Memenangkan Hati Customer! Mau Tahu?

Jika Anda berpikir peran Customer Service dalam bisnis hanyalah membalas pesan customer, maka Anda SALAH BESAR!


Customer bisa kapok dan beralih ke brand lain hanya karena pelayanan Customer Service yang buruk.


Lantas skill apa saja yang harus dikuasai agar berhasil memenangkan hati customer?

✅ Kesabaran

Ketika customer datang dalam keadaan bingung dan frustasi, jangan malah ikut emosi. Tanyakan masalah yang dialami mereka dan yakinkan bahwa produk Anda adalah solusi yang tepat.


✅ “Membaca” Customer

Anda harus pandai membaca keputusan pembelian customer. Ada customer yang membeli setelah dijelaskan keunggulan fitur, namun ada juga customer yang membeli hanya karena ia merasa nyaman memakai produk tersebut. Tipikal seperti apakah customer Anda?


✅ Komunikasi yang Jelas

Pastikan Anda mengatasi masalah customer tanpa keraguan. Jangan sampai Anda tidak tahu tentang produk yang Anda jual.


✅ Persuasi

Mengajak customer untuk membeli tidak harus berbau promosi, tetapi Anda juga bisa menggunakan “bahasa positif”.

 

Tanpa bahasa positif: “Maaf, produk yang Anda cari tidak tersedia saat ini.”

 

Dengan bahasa positif: “Produk itu akan tersedia bulan depan, tapi saya bisa pastikan produk tersebut bisa dikirimkan segera setelah mencapai gudang kami.”

 

✅ Terus Belajar

Orang yang tidak berusaha meningkatkan keterampilan bisnis pemasaran, akan tertinggal oleh orang yang gigih belajar.


Ingin strategi marketing Anda berhasil menyentuh dan memenangkan hati customer?

Hijrah Coach adalah wadah belajar yang tepat!

  • Insight mengenai business framework, personal development, dan coaching.
  • Tergabung dalam komunitas bersama para business owner, CEO, dan leader.
  • Akses pembelajaran seumur hidup.
  • Intensive mentoring & supervision.
  • Full support tim marketing, social media, sales, finance, business development, program, event organizer webinar, administrasi, dan legal.
  • Peluang mendapat revenue up to 70% project sharing – No riba, no gharar.
Scroll to Top